Polemik Bahan Bakar Bersubsidi

Sepertinya rakyat hanya sapi perah kalo masalah harga BBM, tiap periodik pasti di naikkan dengan alasan subsidi tidak tepat sasaran, membebani APBN, Pertamina defisit merugi terus dll. Taruh lah memang agar tepat sasaran, perlu adanya sistem dan ketegasan baik dari segi pemerintah sebagai pengelola hingga ke jajaran para pengusaha SPBU.

pasti pas

Dari segi pemerintah membuat aturan yang baku dan pengawasan yang intens, bukan membuat aturan lalu di biarkan tanpa ada kontrol kebawah kesannya hit n run saja. Dari segi pengusaha SPBU perlu adanya ketegasan menolak mengisikan BBM bersubsidi kepada mobil/motor kategori mewah. La gimana enggak mobil harga 300an juta ngisinya premium dan petugas SPBU mempersilahkan. Bila setiap SPBU menolak mengisi kemungkinan migrasi ke non subsidi bisa cepat terwujud.

Polemik lain yang masih jadi kendala gimana dengan pengawasan pertamini (eceran)? Orang-orang yang membeli membawa jurigen (bisa saja di manfaatkan orang/perusahaan)? Oknum penimbunan BBM? Penyelundupan minyak keluar negeri? Korupsi dan kolusi di internal perminyakan? Ah ternyata masih banyak polemik yang harus di selesaikan πŸ˜†

Yang membuat saya heran jika Pertamina adalah perusahaan yang merugi terus kenapa di pertahankan?:mrgreen:

Advertisements

5 thoughts on “Polemik Bahan Bakar Bersubsidi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s